|
Written by Musa Abdul Hamid
|
|
Saturday, 13 February 2010 10:36 |
Belakangan ini demonstrasi sudah bisa dikatakan sangat lumrah di negara kita. Banyak orang mengatakan bahwa ”demonstrasi” adalah bagian dari amar makruf nahi munkar, sehingga seolah-olah menjadi hal yang harus dilakukan. Namun kita harus melihat dari kacamata syar’i apakah benar demonstrasi yang dinamakan oleh pemujanya sebagai metode amar ma’ruf nahi munkar merupakan manhaj (cara beragama) Nabi yang mulia shollallohu ’alaihi wa sallam dan para sahabatnya, ataukah sesuatu yang harus diluruskan? Dan ketahuilah, tidaklah nama yang indah itu akan merubah hakikat sesuatu yang buruk, walau dibumbui dengan label Islami.
|
|
Last Updated ( Tuesday, 23 February 2010 13:31 )
|
|
|
Written by Abu Umar
|
|
Saturday, 15 November 2008 13:02 |
Bacaan Sewaktu Masuk dan Keluarnya Abdul Hakim bin Amir Abdat HADITS PERTAMA "Dari Abu Qatadah, ia berkata : Tatkala kami sedang shalat bersama Nabi SAW, tiba-tiba beliau mendengar suara berisik orang-orang (yang datang). Maka ketika Nabi telah selesai shalat, ia bertanya : "Ada apa urusan kamu tadi (berisik) ?". Mereka menjawab : "Kami terburu-buru untuk turut (jama'ah)", Nabi SAW berkata : "Janganlah kamu berbuat begitu !. Apabila kamu mendatangi shalat, hendaklah kamu berlaku tenang ! Apa yang kamu dapatkan (dari shalatnya Imam), maka shalatlah kamu (seperti itu) dan apa yang kamu ketinggalan, sempurnakanlah !" (Hadits riwayat : Ahmad, Muslim dan Bukhari).
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 Next > End >>
|
|
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL |